Sebagai wujud komitmen terhadap nilai kemanusiaan dan penghormatan sejarah perjuangan, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melaksanakan ziarah ke makam pejuang buruh, Marsinah, di Desa Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (22/4/2026).
Dalam ziarah tersebut, Wakapolri didampingi oleh Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Kakorsabhara Irjen Pol. M.H. Ritonga, Kasatgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Pasma Royce, para PJU Polda Jawa Timur, Forkopimda, serta para PJU Polres Nganjuk.
Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Wakapolri di wilayah Jawa Timur. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran pejabat utama Polres Nganjuk serta unsur Forkopimda setempat.
Prosesi berlangsung khusyuk saat Wakapolri bersama rombongan, termasuk Wadankorbrimob Polri, memanjatkan doa di pusara Marsinah, sosok yang dikenal sebagai simbol perjuangan hak asasi manusia di Indonesia.
Kehadiran Wadankorbrimob Polri dalam kegiatan ini turut memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Dengan pengamanan berlapis yang melibatkan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait, situasi di sekitar lokasi pemakaman terpantau kondusif. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk sterilisasi area serta pengawasan intensif di titik-titik strategis.
Ziarah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud refleksi institusi Polri terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Marsinah dikenang sebagai ikon perjuangan yang menjadi pengingat akan pentingnya keberpihakan pada hak-hak masyarakat kecil.
Dengan keterlibatan langsung Wadankorbrimob Polri dalam pendampingan, diharapkan sinergi dan profesionalisme pengamanan semakin solid, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang humanis dan dekat dengan nilai-nilai perjuangan masyarakat.
(Yuli)