Berita  

Jasmine Refleksi Prostitusi Terselubung Di Citra 7, Mohon di tindak

Jasmine Refleksi Prostitusi Terselubung Di Citra 7, Mohon di tindak

Indofokus.com

 

Jakarta– Dugaan praktik prostitusi terselubung kembali terendus di wilayah Jakarta Barat, tepatnya di Jasmine Refleksi yang berlokasi di citra 7 Ext blok A8 no 10, kel kalideres Kec Kalideres Jakarta Barat. Tempat pijat ini diduga kuat menjalankan praktik prostitusi terselubung dengan menawarkan layanan pijat plus-plus yang lebih murah dibandingkan lokasi serupa di Jakarta Barat.

Warga sekitar yang resah dengan keberadaan Jasmine refleksi telah menyampaikan keluhan mereka kepada redaksi. Mereka menduga kuat tempat pijat tersebut hanya kedok untuk prostitusi terselubung, mengingat terapisnya yang berusia muda dan berpenampilan seksi serta diragukan memiliki sertifikasi massage.

Tim investigasi media melakukan konfirmasi Le, penanggung jawab Jasmine Refleksi. Namun, pertanyaan yang diajukan tidak dijawab secara tuntas. Le hanya menjawab bahwa informasi tersebut sudah disampaikan ke manajemen. Tanggapan ini terkesan menghindar dan menjadi alasan klasik yang sering digunakan oleh tempat-tempat serupa.

“Profesi wartawan atau jurnalis adalah pilar ke-4 demokrasi dan sebagai kontrol sosial memberitakan apa yang dilihat dan didengar agar warga masyarakat mengetahui apa yang sedang terjadi di sekitar. Dan kinerja wartawan dilindungi UU pokok pers no 40 tahun 1999,” tegas Budi Wahyudin, Ketum Awdi.

Tim investigasi media yang tergabung di Awdi Asosiasi wartawan demokrasi Indonesia akan menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan konfirmasi kepada Suku Dinas Parekraf Jakarta Barat, Kasatpol PP Jakarta Barat, dan Gubernur DKI Jakarta. Surat resmi juga akan dikirimkan ke Dinas Parekraf DKI untuk meminta turunnya tim guna mengecek lokasi dan memerintahkan jajarannya untuk kroscek ke lapangan.

“Apabila ditemukan bukti tempat pijat ++ atau prostitusi terselubung murah meriah di wilayah Jakarta Barat tepatnya dibarisan ruko yang rata-rata tempat usaha atau kantor hanya ada Jasmine refleksi yang menyediakan pijat beraroma ‘Esek-esek murah meriah. Jika terbukti benar di lapangan silahkan segera ditutup secara permanen sesuai dengan Perda DKI Jakarta,” tegas Budi Wahyudin.

Kasus Jasmine refleksi ini menjadi bukti bahwa praktik prostitusi terselubung masih marak di Jakarta Barat. Penting bagi pihak berwenang untuk menindak tegas tempat-tempat yang diduga menjalankan praktik prostitusi terselubung dan meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan dan pijat di wilayah Jakarta Barat.

“Harapan kami, pihak berwenang dapat segera menindak tegas tempat-tempat yang diduga menjalankan praktik prostitusi terselubung dan meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan dan pijat di wilayah Jakarta,” tambah Budi Wahyudin.

Perilaku Jasmine refleksi yang mengabaikan konfirmasi media menunjukkan sikap tidak profesional dan cenderung menutup-nutupi dugaan praktik prostitusi terselubung yang mereka jalankan. Penting bagi pihak berwenang untuk segera turun tangan dan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

Kami akan terus mengawal hasil temuan ini dan berharap menjadi perhatian serius gubernur DKI Jakarta.

Bersambung……
No viral no justice